Saturday, August 22, 2009

IDEAS #3: PENGHARUM RUANGAN

Ngiiiiiik, suara pintu terbuka. Kamar itu kelihatan gelap dengan kepulan asap kemenyan yang terbakar. “Waa, bau banget.” kata Ita. “Ssst, jangan keras-keras, nanti si Mbah Marah.” Jawab Adi. Seorang dukun sedang berkomat-kamit membaca mantra - mantra yang hanya dia sendiri yang tahu. “Ada apa Cu,…. ?” tanya Mbah Dukun dengan suaranya yang menyeramkan. “Anu, anu….” kata Adi tergugup takut dengan Mbah dukun. “Anu…, ruangannya bau banget.” jawab Ita sambil mengeluarkan Bayfresh (pengharum ruangan) dari tasnya lalu disemprotkan ke sekelilingnya. Dalam sekejap, ruangan yang gelap dan penuh kepulan asap seperti seolah dimakan oleh kesegaran harumnya Bayfresh.
Suasana kamar yang gelap berubah menjadi terang dan segar. Si Adi yang duduk di samping Ita kelihatan sangat ketakutan kalau-kalau Mbah Dukun bakal marah. “Waaah, segar sekali.” gumam Mbah Dukun dalam hati sambil menghirup udara dalam-dalam. Lalu Mbah Dukun melihat ke sekeliling kamarnya yang nampak lebih terang. “Ini dia yang aku cari. Makasih Yaak. (dengan logat ngapaknya).” Si Adi dan Ita pun tersenyum lega.
TAGLINE
“HARUMNYA SEMUA SUKA”
Hal yang ingin ditonjolkan dalam Scene:
- Saat Mbah Dukun menghirup wangi Bayfresh dalam-dalam.
Perbandingan dengan iklan lain :
Pemakaian peran Mbah Dukun yang sangat terbiasa dan suka dengan bau kemenyan dapat menggambarkan bahwa harum Bayfresh memang disuka siapa saja.

IDEAS #2: MAGIC JAR

Siang itu Farel membelikan sebuah magic jar untuk Oma tercinta. Dengan perasaan bahagia, dia membawa sebuah bungkusan kado yang kelihatan sangat cantik ke dapur tempat oma sedang memasak. “Kejutaaan.” kata Farel kepada Oma. Dibukanya bungkusan itu oleh Oma. Oma kelihatan sangat gembira dengan hadiah magic jar itu. “Terima kasih ya rel, aku buatin minum kesukaan kamu ya.” kata Oma.
Tiba-tiba Mischa datang membuka magic jar itu bermaksud merusaknya. “He he he, aku gores aja bagian dalamnya. Biar tahu rasa.” kata Mischa sambil celingak – celinguk menengok ke kanan dan kekiri. Tetapi Oma keburu datang memergoki Mischa yang telah berbuat jahat. “Ha ha ha, Mischa… Mischa kamu tuh ga pernah berubah ya. Ga akan ke gores kok.” kata Oma puas. Lalu datang Farel menambahi. “Magic Jar yang gini nih Mischa ngakuin”.
TAGLINE :
“TERJAMIN AWETNYA”
Hal yang ingin ditonjolkan dalam Scene:
- Saat Mischa dengan sangat antusias ingin merusak magic jar tersebut dengan menggores bagian dalamnya. Bagian dalam Magic Jar yang memang dilapisi dengan lapisan anti gores tidak tergores sama sekali. Hal ini membuktikan keawetan dan keunggulan dari produk ini
Perbandingan dengan iklan lain :
Pemakaian peran Mischa yang memang sudah sangat terkenal jahat dan liciknya menjadikan jalan cerita iklan ini mudah dipahami dan berbeda dengan iklan lain yang berusaha menjelaskan keawetan produk sejenis dengan berbelit-belit.

IDEAS #1 : KOPI

Brakkk, suara pintu Rumah Sakit terdengar dengan keras setelah tertabrak oleh kereta dorong. Dokter dan semua suster tampak terburu-buru. Keluarga Ari tampak cemas dan begitu panik. Ari tergulai diatas kereta dorong.
Nafasnya tinggal setengah-setengah. Dikamar gawat darurat, suster memasang alat perekam jantung. Dokter pun menyiapkan alat kejut listrik untuk mengembalikan nyawa Ari. Setelah menggesek-gesekkan alat kejut dan mengatur voltase, dokter pun menempelkan alat itu ke dada Ari. Tubuh Ari tersentak ke atas. Tidak ada reaksi dari Ari, tubuhnya terbujur kaku. Dokter menaikkan voltase alat kejut.
Sementara itu…. keluarga Ari sangat cemas menunggu diluar. Anehnya Nailis, adiknya Ari, tampak begitu santai. Dia malah membuat segelas kopi. Dimasukkannya air panas kedalam sebuah mug yang sudah diisi dengan kopi (merk kopi). Diaduknya perlahan kopi itu. Keluarga Ari pun heran melihat tingkah laku si Nailis.
Kembali ke kondisi Ari yang sudah begitu kritis. Setelah dokter menaikkan voltase alat kejut, dia menempelkan alat itu ke dada Ari. Tubuh Ari kian tersontak. Alat perekam jantung berbunyi dan menunjukkan garis lurus menandakan si pasien sudah tak bernyawa. Dokter menyerah dan menggelengkan kepalanya. Tiba-tiba Nailis masuk ke kamar ICU tersebut, dokter pun sangat heran. Di dekatkannya segelas kopi tadi ke wajah Ari. Aroma kopi kesukaan Ari yang begitu kuat membuat alat perekam jantung kembali berbunyi. Terjadi grafik naik dan turun. Ari pun terbangun dari tidur panjangnya. Terima kasih kopi (merk kopi)
TAGLINE:
“AROMAMU SLALU MEMBANGUNKANKU”