Saturday, August 22, 2009

IDEAS #1 : KOPI

Brakkk, suara pintu Rumah Sakit terdengar dengan keras setelah tertabrak oleh kereta dorong. Dokter dan semua suster tampak terburu-buru. Keluarga Ari tampak cemas dan begitu panik. Ari tergulai diatas kereta dorong.
Nafasnya tinggal setengah-setengah. Dikamar gawat darurat, suster memasang alat perekam jantung. Dokter pun menyiapkan alat kejut listrik untuk mengembalikan nyawa Ari. Setelah menggesek-gesekkan alat kejut dan mengatur voltase, dokter pun menempelkan alat itu ke dada Ari. Tubuh Ari tersentak ke atas. Tidak ada reaksi dari Ari, tubuhnya terbujur kaku. Dokter menaikkan voltase alat kejut.
Sementara itu…. keluarga Ari sangat cemas menunggu diluar. Anehnya Nailis, adiknya Ari, tampak begitu santai. Dia malah membuat segelas kopi. Dimasukkannya air panas kedalam sebuah mug yang sudah diisi dengan kopi (merk kopi). Diaduknya perlahan kopi itu. Keluarga Ari pun heran melihat tingkah laku si Nailis.
Kembali ke kondisi Ari yang sudah begitu kritis. Setelah dokter menaikkan voltase alat kejut, dia menempelkan alat itu ke dada Ari. Tubuh Ari kian tersontak. Alat perekam jantung berbunyi dan menunjukkan garis lurus menandakan si pasien sudah tak bernyawa. Dokter menyerah dan menggelengkan kepalanya. Tiba-tiba Nailis masuk ke kamar ICU tersebut, dokter pun sangat heran. Di dekatkannya segelas kopi tadi ke wajah Ari. Aroma kopi kesukaan Ari yang begitu kuat membuat alat perekam jantung kembali berbunyi. Terjadi grafik naik dan turun. Ari pun terbangun dari tidur panjangnya. Terima kasih kopi (merk kopi)
TAGLINE:
“AROMAMU SLALU MEMBANGUNKANKU”

No comments: